Rumah Adat Papua

Rumah adat Papua mempunyai bentuk serta makna yang berbeda – beda sebab material yang dipakai juga berbeda.

Untuk lebih jelasnya, berikut adalah beberapa nama rumah adat Papua beserta uraiannya lengkap:

1. Rumah Wamai

Wamai merupakan tempat tinggal untuk hewan ternak peliharaan.

Hewan yang biasa diternak oleh suku Papua yaitu: Babi, ayam, anjing dan lainnya.

Wamai mempunyai bentuk persegi namun ada juga bentuk lain tergantung dengan besar atau jumlah hewan yang diternak.

2. Rumah Ebai

Rumah ebai asalnya dari kata “ebe” yang berarti tubuh serta “ai” yang berarti rumah.

Rumah ini biasa dipakai untuk tempat pendidikan anak perempuan yang akan nanti akan menjadi ibu.

Rumah ini ditinggali oleh ibu – ibu, anak perempuan serta anak laki – laki.

Namun nanti anak laki – laki yang telah dewasa akan pindah di rumah Hanoi.

Rumah Ebai menyerupai honai, tetapi ukurannya lebih kecil.

Letaknya ada di samping kiri atau kanan honai dan mempunyai pintu tak sejajar dengan pintu utama.

3. Rumah Adat Honai

honai

Honai merupakan rumah adat Papua untuk tempat tinggal suku Dani.

Pada umumnya, rumah ini ditempati oleh laki – laki dewasa.

Kata Honai berasal dari kata “hun” / laki – laki Serta “ai” yang artinya rumah.

Rumah ini banyak dijumpai pada sekitar lembah dan pegunungan.

Dinding Hanoi terbuat dari bahan kayu serta atapnya dari jerami yang dibentuk kerucut seperti jamur.

Bentuk atap seperti itu memiliki fungsi guna melindungi permukaan dinding dari air hujan serta mengurangi hawa dingin.

Adapun karakteristik khas dari rumah adat Hanoi yaitu tidak mempunuai jendela serta hanya memiliki satu pintu.

Ketinggian rumah Hanoi sekitar 2,5 meter serta lebar ruangan 5 meter.

Dengan luas yang sempit itulah bertujuan guna menahan suhu dingin di daerah pegunungan.

Rumah ini juga telah dilengkapi dengan tempat api yang ada di bagian tengah sehingga membuatnya semakin hangat.

4. Rumah Kariwari

Rumah adat Kariwari merupakan rumah adat Papua yang ditempati oleh suku Tobati-Enggros yang tinggal di daerah tepi Danau Sentani, Jayapura.

Rumah ini khusus untuk laki – laki berumur 12 tahun yang menjadi tempat untuk mendidik anak tersebut mengenai pengalaman hidup, kehidupan & cara mencari nafkah.

Rumah Kariwari berbentuk segi delapan seperti limas serta atapnya berbentuk kerucut yang diyakini sebagai simbol untuk mendekatkan diri kepada para leluhur.

5. Rumah Adat Kaki Seribu

Di papua Barat, kalian dapat menjumpai rumah adat suku Pegunungan Arfak.

Suku tersebut mencangkup Moille, Hatam, Meyakh, serta Sough.

Berbeda dengan rumah adat di Indonesia yang lain, rumah adat Papua Barat satu ini memiliki bentuk seperti rumah panggung.

Di sisi kaki rumah ini menjadi pondasi yang terdiri dari kayu bulat kecil serta memiliki jumlah yang sangat banyak.

Oleh karena itu, bangunan satu ini juga dikenal sebagai Mod Aki Aksa / lqkojei / rumah Kaki Seribu.

6. Rumah Rumsram

Rumah Rumsram

Rumsram merupakan rumah adat Papua yang berasal dari suku Biak Numfor yang ada di pulau – pulau.

Rumah satu ini dihuni oleh laki – laki yang berfungsi untuk mendidik anak lakiĀ  -laki dalam mencari pengalaman hidup serta mengajarkan mengenai tanggung jawab yang nantinya akan dihadapi ketika menjadi kepala keluarga.

Rumah ini berbentuk persegi menyerupai rumah panggung serta memilki beberapa ukiran.

Di bagian atas bentuknya seperti perahu terbalik yang mempunyai filosofi sebagai gambaran dari mata pencaharian penduduk yang didominasi oleh nelayan.

Tinggi rumah Rumsram sekitar 6 sampai 8 meter.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *