Jenis Batu Alam

Batu alam adalah salah satu komponen yang digunakan untuk memperindah tampilan rumah minimalis. Entah batu alamnya dipakai sebagai hiasan eksterior maupun juga interior.

Menariknya, selain memperindah, batu alam pun dapat menciptakan kesan elegan dan membuat suasana rumah terasa natural, lho!

Namun tahukah kamu kalau batu alam itu memiliki banyak jenis? Dan berikut ini saya akan menjelaskan 6 jenis batu alam yang cocok untuk konsep rumah minimalis kamu!

6 Jenis Batu Alam Untuk Konsep Rumah Minimalis Yang Harus Anda Ketahui

1. Batu Alam Andesit

Sumber Gambar : batucirebon.com

Jenis batu alam ini termasuk yang paling populer dan banyak digunakan oleh orang-orang.

Batu alam Andesit sendiri sebenarnya terbentuk dari bahan vulkanik. Memiliki tekstur yang keras dan padat, sekaligus mempunyai warna abu kegelapan.

Adapun jenis batu alam Andesit yang umum di pasaran terdiri atas 2 macam, yaitu jenis bintik bakar dan polos bakar.

Sementara untuk ukurannya terdiri dari beberapa kelompok, yakni ukuran 15 x 30cm, 20 x 40cm, 50 x 50cm dan 60 x 60cm. Dengan kisaran harga paling murah untuk ukuran kecil adalah 85ribu hingga 185ribu untuk ukuran paling besar.

Namun tentunya, itu cuma kisaran harga saja. Dan untuk di masing-masing daerah pasti harganya berbeda-beda.

2. Batu Alam Palimanan

Sumber gambar : bisnisbali.com

Batu yang satu ini termasuk jenis batuan sedimen atau batu endapan. Menurut pedagang, jenis batuan sedimen ini banyak dijumpai di daerah pengunungan atau perbukitan. Seperti di Cirebon, Majalengka, Kulonprogo (Yogyakarta), dan lain sebagainya.

Jenis batu alam Palimanan umumnya terdiri atas Palimanan RTA (rata alam), RTM (rata mesin), dan susun sirih.

Lalu ukurannya yang terkecil adalah 10 x 20cm. Sedangkan yang terbesar adalah 30 x 30cm. Dengan kisaran harga 65ribu hingga 85ribu/m².

3. Batu Alam Paras Jogja

Sumber Gambar : tokopedia.com

Nah, untuk jenis batu alam Paras Jogja ini terbentuk dari jenis batuan kapur lunak. Apalagi batu ini sering kita jumpai di daerah Jogja atau sekitar Jawa Tengah sebagai tempat asalnya/ produksinya.

Umumnya batu ini memiliki dua warna, yaitu batu paras Jogja krem dan putih.

Perlu diketahui, kalau batu alam paras Jogja yang berwarna putih lebih mahal jika dibandingkan yang krem.

4. Batu Alam Candi

Sumber Gambar : arsitag.com

Sama seperti namanya, jenis batu yang satu ini memang memiliki tekstur yang mirip banget lho seperti candi. Warnanya pun dapat menimbulkan kesan sejuk serta adem.

Batu alam Candi juga memiliki ukuran paling kecil 15 x 15cm dan paling besar 20 x 40cm. Lalu harganya kisaran dari 60ribu hingga 80rb/m².

Apalagi katanya, harga batu ini lebih murah dibandingkan jenis batu alam lainnya.

5. Batu Alam Pipih (Templek)

Sumber gambar : bukalapak.com

Selanjutnya batu alam Templek yang memiliki bentuk pipih, cenderung lebar dan tidak seragam antara satu dengan yang lainnya.

Menurut penjual, daerah yang memproduksi batu alam pipih berasal dari Purwakarta, Garut, Kebumen, dan Salagedang.

Lalu tahukah kamu? Kalau batu pipih yang diaplikasikan di dinding dapat menimbulkan kesan natural dan sejuk, lho!

Kisaran harganya pun antara 60ribu hingga 125ribu/m². Tergantung dari ukurannya masing-masing.

6. Batu Alam Susun Sirih

Sumber Gambar : batualamsukoharjo.com

Jika batu alam Susun Sirih diaplikasikan di dinding, maka akan menciptakan kesan eksotis sekaligus elegan. Keren, kan?

Harganya pun antara kisaran 70ribu hingga 85ribu/m².

Sementara untuk bahan baku pembuatan batu Susun Sirih sebenarnya sama saja sih dengan batu-batu yang sebelumnya dijelaskan tadi. Namun, pemasangan batu ini dibuat bersusun, serta ukurannya sudah dilakukan penyesuaian.

Bisa dibilang kalau batu susun sirih ukurannya kecil memanjang dengan permukaan kasar yang cenderung bergelombang.

Nah, itulah tadi penjelasan mengenai 6 jenis batu alam untuk konsep rumah minimalis.

Kebetulan juga penggunaan batu alam terbilang kuat sebab tahan terhadap segala cuaca, entah hujan serta panas. Selain itu, untuk perawatannya pun cukup mudah dan tidak membutuhkan perawatan khusus. Cukup disiram dan disikat, agar debu yang menempel di cela batu jadi hilang dan bersih. Bener-bener bagus, kan? Jadi, tunggu apalagi? Ayo aplikasikan batu alam untuk rumah kamu!

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *