5 Cara Mengetahui Windows 10 Asli atau Bajakan

Saat ini Windows 10 berhasil menjadi sistem operasi dengan pengguna yang cukup banyak di seluruh dunia ini. Namun sayangnya, tidak semua pengguna Windows 10 menggunakan lisensi asli, apalagi di Indonesia.

Hal ini bisa terjadi karena pengguna merasa bahwa harga lisensi terlalu mahal, selain itu didukung juga dengan adanya software activator seperti KMSPICO yang dapat digunakan untuk mengaktivasi Windows.

Nah saat membeli laptop baru atau bekas yang didalamnya sudah terinstall Windows 10, mungkin kamu akan bertanya-tanya apakah Windows yang terpasang asli atau tidak.

Karena kadang sang penjual bilang bahwa pada laptop tersebut sudah terpasang Windows ori, namun kenyataannya tidak. Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini kami akan berbagi mengenai cara mengetahui Windows 10 asli atau bajakan.

Cara Cek Windows 10 Ori atau Bajakan

Cek Windows 10 Ori atau Bajakan

Diluar sana banyak tutorial mengenai bagaimana cara cek keaslian Windows 10, namun cara-cara tersebut nyatanya tidak menghasilkan hasil yang akurat. Karena biasanya hanya memperlihatkan serial number aktivasi saja (ini juga akan kelihatan saat kamu menggunakan KMSPICO).

Jadi berikut ini cara sebenarnya untuk cek keaslian dari Windows 10:

  1. Buka jendela Run dengan menekan tombol Windows + R secara bersamaan.
  2. Lalu ketik slmgr.vbs /dli pada kolom Run tersebut, kemudian tekan tombol Enter.
  3. Akan muncul sebuah jendela Windows Script Host, jika pada jendela tersebut hanya tertera Name, Description, Partial Product Key, dan License Status, maka artinya Windows 10 kamu asli.
  4. Namun jika muncul keterangan Volume activation expiration, dan tulisan KMSCLIENT pada Description, maka Windows 10 kamu bajakan.
  5. Selesai.

Perbedaan Windows 10 Asli dan Bajakan

Perbedaan Windows 10 Asli dan Bajakan

Perbedaan pertama yang paling mencolok antara Windows 10 asli dan bajakan tentu saja masalah legalitas.

Memang, di dunia ini persentase pengguna Windows 10 bajakan cukup banyak dan tidak bisa diketahui secara langsung.

Namun dapat dipastikan bahwa pengguna Windows 10 bajakan tentu sudah melanggar legalitas karena menggunakan program bajakan yang notabene adalah ilegal.

Berlanjut ke masalah privasi dan keamanan. Jika kamu menggunakan Windows 10 asli, maka data pribadi dan keamanan kamu telah dijamin oleh pihak Microsoft. Jika terjadi sesuatu terkait privasi dan keamanan maka kamu bisa melaporkannya ke pihak Microsoft.

Namun jika kamu menggunakan Windows 10 bajakan, maka privasi dan keamanan kamu tidak dijamin oleh siapapun. Belum lagi resiko data kamu bisa disalahgunakan oleh pihak activator ilegal.

Lalu pada masalah update sistem operasi, pada Windows 10 asli kamu akan selalu mendapatkan update terbaru untuk memperbaiki berbagai bug atau error yang ada.

Namun jika menggunakan Windows bajakan, maka kamu tidak akan mendapatkan update seperti pada Windows asli.

Berbicara mengenai update, kamu juga harus mengetahui cara cek versi Windows agar kamu bisa melihat apakah Windows 10 kamu sudah terupdate atau belum. Caranya dilihat dari versi Windows yang kamu gunakan dan cocokkan dengan info update versi Windows 10 terbaru juga ya (Bisa cari di internet).

Sekian artikel mengenai cara mengetahui Windows 10 asli atau bajakan, jika kamu masih menggunakan versi bajakan, segera pindah ke yang original.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *